Mulai Malam Ini Karoke dan THM Ditutup Sementara

oleh -
Suasana rapat gabungan di Mapolres Sukabumi Kota yang memutuskan penutupan sementara THM dan karoke dalam upaya pencegahan wabah Covid-19.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Gerakan pemerintah dan aparat penegak hukum di Kota Sukabumi dalam membendung penularan Virus Corona yang menjangkitkan Covid-19 mulai menyasar tempat hiburan malam (THM) termasuk karoke.

Rapat gabungan yang dihadiri berbagai unsur di Mapolres Sukabumi Kota, Sabtu (21/3/2020) memutuskan, semua tempat hiburan di Kota Sukabumi ditutup sementara mulai malam ini sampai batas waktu yang belum ditentukan. Langkah pemerintah dan aparat penegak hukum ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Sukabumi. 

Pada rapat gabungan itu, semua unsur sepakat dengan penutupan sementara THM, juga tempat hiburan yang beroperasi siang hari. Keputusan pun diambil secara bulat, penutupan tempat hiburan bersifat sementara sampai keadaan pulih dan normal berdasarkan pertimbangan yang objektif dari pejabat pemegang otoritas.

Dari unsur-unsur yang hadir pada rapat itu terdapat perwakilan tempat hiburan malam dan karoke. Mereka tidak mengajukan keberatan atas keputusan rapat gabungan tersebut karena situasi dan kondisi menuntut adanya pembatasan kerumunan orang di satu titik.  

“Kami mendukung langkah aparat pemerintah dan keamanan yang memutuskan penutupan sementara tempat hiburan dan karoke. Kami menyatakan siap akan menghentikan operasional tempat usaha kami sejak hari ini,” kata salah satu perwakilan manajemen tempat hiburan pada rapat tersebut.

Rapat diinisiasi Polres Sukabumi Kota. Selain tuan rumah, unsur-unsur yang menjadi peserta rapat antara lain Kodim 0607 dan Satuan Pol PP Kota Sukabumi. Di antara peserta rapat juga terdapat undangan khusus yakni Ormas Aliansi Muslim Indonesia Raya (AMIR) yang diwakili Bang Japar Indonesia (BJI) Presidium Sukabumi Raya dan Gerakan Masyarakat Penyelamat Akidah (Gempa).

Di tengah rapat, Kasat Intel Polres Sukabumi Kota, AKP Agustinus Manurung menegaskan, penutupan sementara THM dan karoke merupakan langkah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya untuk mengantisipasi wabah Virus Corona di Kota Sukabumi.

Berbagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19 yang dilakukan pemerintah, ujar AKP Agustinus, harus mendapat dukungan dari semua kalangan dan pihak, termasuk aparat penegak hukum, TNI, dan tentu saja para pengusaha yang dalam konteks rapat tersebut secara spesifik pengusaha tempat hiburan.

“Kami bersama-sama perwakilan dari Kodim 0607 dan Pol PP Kota Sukabumi sudah bersepakat untuk melaksanakan langkah-langkah yang dapat mengantisipasi wabah Virus Corona,” tuturnya. 

Rapat yang berlangsung dari pukul 14.30 sampai dengan 15.30 itu berjalan lancar dan kondusif. Tidak ada perdebatan-perdebatan tanpa makna, semua peserta sampai pada satu kata, THM dan karoke harus ditutup sementara.

Sementara itu  Ketua BJI Presda Sukabumi, Budhy Lesmana menyampaikan apresiasi  terhadap langkah aparat yang melakukan langkah cepat dalam mengantisipasi wabah Virus Corona di Kota Sukabumi. Sebelumnya, tempat hiburan bioskop atas kesadarannya sendiri menghentikan sementara operasional pemutaran film.  

“Ini kabar yang sangat baik untuk warga Sukabumi. Pihak manajemen dan pengelola THM dan karoke juga dapat memahami dan ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan wabah Covid-19 dengan menghentikan operasional tempat usaha mereka,” ujar alumnus Ponpes Tebuireng Jombang dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini.

Antisipasi dan upaya mencegah Covid-19, ujar Budhy, harus dilakukan secara serempak dan kompak oleh semua pihak atas kesadarannya sendiri. Langkah pencegahan tersebut tidak akan efektif jika dilakukan oleh sebagian instansi pemerintah atau masyarakat saja. (*)