Pemkab Sukabumi Harapkan Calon Pegawai yang Berintegritas

oleh -
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri menyampaikan penjelasan seputar kebijakan pemerintah dalam penerimaan pegawai di depan peserta seleksi CPNS Pemkab Sukabumi.

Wartawan Agus Setiawan

Diselenggarakannya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Sukabumi bertujuan antara lain untuk menjaring para calon terbaik dari ribuan orang yang mengikuti tes. Pemkab Sukabumi mengharapkan mereka yang lolos seleksi merupakan calon-calon pegawai yang profesional dan memiliki integritas sebagai abdi masyarakat, pemerintah, dan negara.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri ketika memantau pelaksanaan seleksi CPNS Kabupaten Sukabumi formasi tahun 2019 di Gedung Conventions Hall Universitas Telkom Bandung, Senin (10/2/2020).

Pelaksanaan seleksi yang ditinjau sekda itu merupakan hari pertama dengan materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Menurut sekda, seleksi hari pertama berjalan demgan lancar.  

“Kami harapkan melalui seleksi ini terpilih calon-calon pegawai yang profesional serta berintegritas untuk bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ujar dia. 

Tujuan kedatangannya ke Bandung, ujar dia, adalah untuk memastikan, seleksi berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Seleksi yang profesional dan prosedural akan menghasilkan CPNS yang kredibel, kapabel, memikiki kapasitas untuk pengembangan diri, dan kompetitif. 

Dikatakannya, dari 4.460 peserta seleksi CPNS, hanya 200 orang saja yang akan diterima di Pemkab Sukabumi. Mudah-mudahan, kata Iyos, tahun depan Pemkab Sukabumi mendapatkan kuota PNS yang lebih banyak dari pemerintah pusat.

“Pemkab Sukabumi masih kekurangan banyak pegawai. Kita membutuhkan kuota pegawai yang lebih besar,” tambahnya.

Sementara itu Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menjelaskan, penyelenggaraan seleksi CPNS berlangsung selama dua hari sampai dengan Selasa (11/2/2020).

“Seleksi dilakukan secara transparan. Hasilnya bisa dilihat langsung oleh para peserta atau pihak lainnya sesaat setelah tes dilakukan. Kami siapkan monitor besar untuk melihat hasl tes,” kata Ade. (*)