Ombak Regae CS Meriahkan Konser Amal Duduluran

oleh -
Para penikmat musik dari berbagai wilayah memadati area Konser Amal Duduluran di GOR Surade, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Sadeva Jampang

Kelompok musik Ombak Regae, salah satu ikon seni di Pajampangan tampil menggebrak panggung ‘Konser Amal Jampang Peduli, Duduluran Teu Kudu Sagetih’  di GOR Surade, Sabtu (18/1/2020). Pada konser tersebut, Ombak Regae unjuk aksi bersama sejumlah kelompok musik kenamaan dalam rangka mengumpulkan dana bagi korban bencana banjir dan longsor di Jawa Barat dan Banten.

Pada konser tersebut, panitia dan kalangan musisi mengusung tema Jampang Peduli Duduluran Teu Kudu Sagetih. Konser dihadiri ribuan orang yang sebagian berasal dari kelompok anak muda, penikmat musik kontemporer. Mereka sangat menikmati penampilan dan performance dari para peserta konser amal tersebut.

Selain Ombak Regae, grup-grup favorit yang memeriahkan konser terdiri dari Orkes Baragajul, Imagive Reggaenation, Jampang Rock Formation, Alianzee, Several, Saka Grind , Sunday, Plucky, X’price, Abolistment, Bauz’ Friends, The Jarot, Sunthree, Libido Generaton, Amunisi Reggae, Devilish, Ego Centris, Tamkes Project, Kapatil, Allsad, Aliv Drum Cover, dan Gumilar Beat Box.

“Konser amal musisi Pajampangan ini bertujuan untuk menggalang dana yang akan disalurkan kepada korban bencana banjir dan longsor di Banten dan Jabar. Dengan konser ini, para musisi Pajampangan menujukkan kepedulian terhadap sesama yang sedang dilanda musibah,” kata salah satu Panitia Konser Amal Duduluran Jampang Peduli, Hendy Firmansyah di tengah kesibukan mengatur acara.

Selain itu, ujar Hendy yang sehari-hari menjabat Sekjen Yayasan Duduluran Teu Kudu Sagetih, konser amal bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi di antara para musisi yang selama ini berkiprah di wilayah Jampang dan sekitarnya.

“Keluarga besar Duduluran Teu Kudu Sagetih di dalamnya terdiri dari  berbagai  lintas komunitas seperti OKP, LSM, media, tokoh masyarakat, aktivis, dan pencinta alam  yang berasal dari dari berbagai wilayah,” jelas Hendy.

Pada konser itu, panitia menyediakan kotak amal untuk diisi oleh para penonton. Selain itu penyelenggara menyiagakan petugas yang melayani jasa parkir kendaraan bermotor milik pengunjung konser. Kegiatan lainnya, para awak grup musik ikut menghimpun dana melalui kencleng yang disebar di pinggir jalan.

“Semua dana yang terhimpun dari penggalangan dana tersebut, kami kumpulkan untuk diserahkan kepada korban bencana banjir dan longsor,” kata dia. (*)