Bupati: Pelayanan yang Menyulitkan Rakyat Harus Dipangkas

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menyerahkan duplikat kunci dua unit mobil pemadam kebakaran kepada Kepala Dinas Damkar Kabupaten Sukabumi, R. Uang Burhanudin pada upacara Kesadaran Korpri bulan Januari 2020.

Wartawan Agus Setiawan

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menegaskan, pelayanan yang ruwet, berbelit-belit, dan yang menyulitkan rakyat harus dipangkas dan bahkan dihilangkan. Rakyat mesti mendapatkan pelayanan yang mudah, lancar, dan simpel dengan mengutamakan kecepatan.

Sebaiknya, pelayanan tidak lagi berorientasi pada prosedur, namun pada hasil nyata. Penegasan bupati itu disampaikan ketika memimpin upacara Kesadaran Korpri  bulan Januari 2020 di halaman parkir Gedung  Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi Jalan  Siliwangi Nomor 10 Palabuhanratu, Jumat (17/1/2020).

Di hadapan ratusan  Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sukabumi yang menjadi peserta upacara, bupati menggarisbawahi para pegawai pemerintah harus   menghasilkan pelayanan yang sesuai dengan harapan masyarakat.  

“Intinya dalam melaksanakan tugasnya sebagai ASN, anggota Korpri  harus mampu menghasilkan kinerja yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Kita harus dapat memenuhi harapan masyarakat,” ujar Marwan.

Kecepatan dalam melayani rakyat, lanjut bupati, merupakan  kunci dari reformasi birokrasi. Karena itu,  orientasi birokrasi sekarang harus benar-benar berubah dengan mengutamakan harapan masyarakat.

Sekaitan dengan itu, bupati menginstruksikan seluruh anggota Korpri  untuk melakukan perubahan  dan siap melakukan reformasi di tubuh birokrasi secara berkelanjutan.

“Tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus dinamis. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja yakni  cepat beradaptasi dengan perubahan. Anggota Korpri harus terus-menerus bergerak untuk mencari terobosan dan melakukan inovasi,” ujarnya.

Menjalani tahun 2020, kata bupati, aparatur pemerintah  mesti menyesuaikan kapasitasnya dengan Revolusi Indutri 4.0. Menurutnya, Revolusi Industri 4.0  telah mengubah segala lini kehidupan mulai cara berkomunikasi sampai cara mengelola pemerintahan. 

“Perkembangan teknologi digital telah mempengaruhi  model-model pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah. Sekarang ini  hampir semua pelayanan pemerintahan berbasis digital,” ujar Marwan.

Pada kesempatan itu Bupati Sukabumi  menyerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) kepada Dinas Damkar Kabupaten Sukabumi secara simbolis berupa duplikat kunci berukuran raksasa. Kunci duplikat diterima oleh Kepala Damkar R. Uang Burhanudin. Mobil tersebut berasal dari hibah dari Jepang dan pengadaan yang dibiayai Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019. (*)