DLH Siapkan Program untuk Perpanjang Umur TPSA

oleh -
Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi menyiapkan program untuk memperpanjang umur Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) yang berada di Kelurahan Cikundul,  Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Setiap harinya TPSA Cikundul menerima kiriman sampah sebanyak 175 ton. Tanpa inovasi, umur TPSA tersebut tidak dapat bertahan hingga dua tahun.

“Untuk memperpanjang umur TPSA Cikundul, kami menyiapkan program penanganan sampah secara modern dengan menerapkan sistem berbasis teknologi terbaru,” kata Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Kondisi terkini, TPSA Cikundul menyisakan lahan seluas 1,2 hektare. Dari hari ke hari daya tampungnya semakin menurun. Untuk mencegah TPSA kehabisan daya tampung, DLH Kota Sukabumi akan mengembangkan tempat pembuangan sampah yang menggunakan sistem sanitary landfill di atas lahan sisa tersebut.

Pembangunan sanitary landfill memakan biaya sekitar Rp18 miliar dengan sumber dana dari Kementerian PUPR. Pengelolaan sampah dengan menggunakan sistem ini prosesnya diawali dengan membuat cekungan. Sampah dibuang dan ditumpuk pada cekungan tersebut untuk dipadatkan sepadat-padatnya. Setelah tingkat kepadatannya maksimal, tumpukan sampah tersebut ditimbun dengan tanah.

“Setelah proyek ini selesai, kami dapat memperpanjang umur TPSA Cikundul hingga lima tahun ke depan,” jelas dia.

Sebenarnya, kata Adil, pembangunan TPSA sanitary landfill merupakan program jangka pendek. Untuk jangka menengah dan jangka panjangnya, DLH akan menjalin kerja sama pembangunan dan pengelolaan TPSA dengan Pemkab Sukabumi.

“Kami juga mempunyai rencana akan memperluas lahan TPSA dengan membeli lahan seluas 30 hektare di sekitar Cikundul. Program ini masuk ke dalam  program strategis perbaikan sanitasi yang dicanangkan kepala daerah,” ujar Adil. 

Pada saat pengerjaan pembangunan sanitary landfill, DLH akan mengatur ulang pembuangan dan pengelolaan sampah. Nantinya untuk sementara area tersebut masuk ke dalam zona tidak aktif sambil menunggu pembangunan selesai. Ditargetkan lelangnya akan tayang secara online pada bulan Februari nanti.

Guna meringankan beban TPSA Cikundul, DLH mengimbau masyarakat  untuk mengurangi sampah rumah tangga. Adil juga meminta masyarakat melakukan pemilhan sampah organik dan nonorganik sejak di rumah. (*)