Sekda Apresiasi Aktivis Anti-Korupsi Turun ke Desa

oleh -
Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri (kanan) bersama jajaran ketika menerima rombongan audensi Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI).

Wartawan Agus Setiawan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri memberikan apresiasi kepada para aktivis anti-korupsi yang ikut mengawasi penggunaan dan penyaluran anggaran di desa-desa. Peran serta mereka dalam pengawasan penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas anggaran di desa.

Pernyataan sekda itu disampaikan saat menerima rombongan Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kabupaten Sukabumi yang menggelar audensi di ruang rapat Setda Kabupaten Sukabumi, Senin (13/1/2020). Pada audensi itu, salah satu materi yang dibahas menyangkut tata cara cara pengadaan barang dan jasa (PBJ) di desa dan pengelolaan DD.

“Saya apresiasi rencana Bapak dan Ibu yang berencana akan ikut mengawasi tata kelola pemerintahan desa agar sesuai dengan ketentuan norma dan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Iyos di hadapan pengurus dan anggota KAKI. 

Dalam hal pengawasan, lanjut sekda, masyarakat bisa turut serta melakukannya bersama para aktivis. Selain itu sekda mengajak masyarakat agar menyampaikan aspirasi atau usulan pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Jika ada ada usulan maupun asipirasi mengenai permasalahan-permasalahan maupun aspirasi pembangunan di daerah, usulkan saja kepada pemerintah desa melalui Musrenbang desa. Nanti usulan tersebut diteruskan ke musrenbang kecamatan dan Musrenbang tingkat kabupaten sehingga bisa ditindaklanjuti oleh pemda,” kata Iyos.

Sementara itu pimpinan rombongan KAKI, Abuya Hasan menyebutkan, tujuan audiensi yang digelarnya adalah untuk menjalin silaturahmi dan koordinasi menyangkut pencegahan korupsi dengan pemerintah daerah. Pembicaraan difokuskan pada pengawasan terhadap pemerintah desa.

“Kedatangan kami ke sini untuk berkoordinasi dan bersilaturahmi dengan pemerintah daerah. Kami juga mengajukan usulan program pembinaan dan pengarahan terkait tugas dan wewenang pemerintah desa terutama mengenai pengawasan penggunaan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa,” jelas Hasan.  

Selain itu, ujar dia, kedatangannya ke setda bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat yang masuk ke KAKI, terutama mengenai pembangunan insfrastruktur di desa. (*)