Wabup Ajak Masyarakat Sosialisasikan Kepahlawanan Pertempuran Bojongkokosan

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono ketika memimpin upacara peringatan ke-74 Hari Juang Siliwangi di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan AEP SAEPUDIN

Redaktur Wawan Aries S

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Adjo Sardjono mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mensosialisasikan kepahlawanan para pejuang Sukabumi yang berperang melawan Pasukan Sekutu yang ditunggangi pasukan Belanda pada 9 Desember 1945 di Bojongkokosan. Pertempuran di Bojongkokosan membuktikan, para pejuang Sukabumi memiliki jiwa kepahlawanan dan pengorbanan yang tinggi.

Ajakan wabup itu disampaikan saat menjadi inspektur upacara peringatan ke-74 Hari Juang Siliwangi di Lapang Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (9/12/2019). Perjuangan para kesuma bangsa di Bojongkokosan selanjutnya diperingati sebagai Hari Juang Siliwangi.

“Peristiwa pertempuran di Bojongkokosan Sukabumi sampai saat ini sudah 15 kali kita peringati. Hari Juang Siliwangi diperingati pertama kali pada tahun 2014. Pertempuran di Bojongkokosan mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan di banyak peristiwa heroik lainnya yang terjadi di Bumi Siliwangi,” kata Adjo.

Karena itu semangat juang yang dimiliki para pahlawan Bojongkokosan harus disebarluaskan dan disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi mida. Tujuannya agar jiwa perjuangan dan kepahlawanan para pejuang di Bojongkokosan dapat diwariskan dari generasi ke generasi.

Wabup menambahkan bahwa momentum peringatan Hari Juang Siliwangi harus memacu semangat pengabdian untuk memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara sehingga bangsa Indonesia menjadi menjadi bangsa yang besar, bersatu, dan tetap berdaulat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan keikutsertaan semua kalangan pada kegiatan upacara ini. Upacara ini penting sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kita  pada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujar Adjo.

Di lokasi upacara peringatan ke-74 Hari Juang Siliwangi tampak hadir para pejabat militer dan sipil antara lain Kasdim 0607 Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Budpora Kabupaten Sukabumi, Camat Parungkuda, Camat Cicurug, Ciambar, para kepala desa, dan Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi.

Pada acara itu Wabup Sukabumi melakukan peletakan monumen Monolog Bojongkokosan di sekitar monumen perjuangan serta penyerahan 10 bingkisan tanda mata kepada keluarga pejuang Palagan Bojongkokosan. (*)