Wartawan Tidak Boleh Meliput di Grup Medsos

oleh -
Pembagian hadiah kepada pemenang lomba foto pariwisata pada pembukaan OKK PWI Kabupaten Sukabumi oleh Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Johny Bambang Sunyoto didampingi Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat.

Wartawan Wawan Aries S

Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Jawa Barat, Hilman Hidayat mengatakan, wartawan tidak boleh mengambil bahan untuk berita dari grup media sosial, tapi harus langsung terjun ke lapangan. Menurut Hilman, salah satu ciri dan kriteria dari wartawan profesional adalah mengambil bahan berita dari sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan Hilman itu disampaikan pada pembukaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang digelar PWI Kabupaten Sukabumi di Selabintana Resort, Sabtu (30/11/2019). Hilman berbicara di depan sekitar 100 peserta OKK yang berasal dari berbagai media cetak, online, dan elektronik di Sukabumi dan berbagai daerah lain.

“Wartawan harus mau dan mampu mengecek data dan informasi yang diterimanya. Artinya dia terjun ke lapangan. Hal ini sebagai bagian dari perilaku wartawan profesional,” ujar Hilman.

Selain itu, ciri lain wartawan profesional adalah bergerak cepat ketika mendengar terjadi peristiwa penting yang memiliki nilai berita dan jujur dalam menulis berita. Wartawan yang tidak jujur akan merasa resah karena dihantui kebohongan yang ditulisnya. Dia akan selalu merasa takut berita yang ditulisnya akan dilaporkan ke Dewan Pers atau ke kepolisian.

“Wartawan juga tidak boleh membuat berita dengan itikad buruk, misalnya ingin menjatuhkan orang lain dengan berita,” tambahnya.

Pada bagian lain Hilman juga menjelaskan prosedur verifikasi media massa oleh Dewan Pers. Syarat terpenting yang harus dipenuhi perusahaan pers agar lulus proses verifikasi Dewan Pers antara lain harus bergerak di bidang pers, pemimpin redaksinya harus wartawan utama, alamat kantor jelas, dan taat membayar pajak minimal PPh.

Di tempat yang sama, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, H. Johny Bambang Sunyoto menyatakan, Pemkab Sukabumi terus mendorong tumbuhnya jurnalisme yang sehat. Berbagai upaya dilakukan pemda untuk mewujudkan hal tersebut.

“Mudah-mudahan bimbingan teknis jurnalistik ini dapat membentuk iklim dan kehidupan jurnalistik yang sehat dan bermartabat,” ujar bupati.

Di samping Hilman, nara sumber pada bimtek yang menyampaikan materinya terdiri dari Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Jawa Barat, Agus Dinar yang membawakan materi Profesionalitas Wartawan dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jawa Barat, Safrin Zaini yang membawakan tema ‘PWI Rumahku’. Di ujung kegiatan, para peserta diberi kesempatan untuk praktik menulis berita.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para juara lomba foto bertema ‘Yuk Maen Yuk’. Pengumuman para juara lomba foto itu dibacakan oleh Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, H. Rachmat Djuniardi. Lomba diikuti 165 peserta untuk katergori DSLR dan 131 peserta untuk kategori HP. (*)