Dari Pabuaran, Bupati Tegaskan Visi Religius

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami meneken prasasti Masjid Jami Al-Hidayah di Kampung Cibungur, Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi yang diresmikannya.

Wartawan AEP SAEPUDIN

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menegaskan kembali upaya dan penguatan sisi religius dari visi terwujudnya masyarakat Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri. Selama empat tahun memimpin Kabupaten Sukabumi, kata bupati, dirinya melakukan berbagai upaya dan penguatan untuk penerapan syariat Islam dan syiar Islam.  

Penegasan bupati itu disampaikan pada acara peresmian Masjid Jami Al-Hidayah di Kampung Cibungur RT 21 RW 04 Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Selasa (12/10/2019). Program-program yang terus digalakan untuk menunjang pencapaian visi religius, kata bupati, antara lain penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah serta gerakan shalat Shubuh berjamaah di masjid.

“Kami juga mendukung masyarakat dalam pembangunan masjid untuk penguatan pencapaian visi religius,” ujar bupati.

Pembangunan masjid sangat relevan dengan program Pemkab Sukabumi di bidang keagamaan dan visi Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan mandiri, lanjutnya. Marwan menyampaikan syukur atas terwujudnya Masjid Al-Hidayah yang merupakan hasil gotong royong masyarakat setempat.

“Terwujudnya masjid ini merupakan bukti berhasilnya penguatan keimanan di lingkungan warga yang tinggal di sekitar masjid,” tuturnya.

Bupati mengharapkan masyarakat Desa Cibadak, khususnya yang tinggal di Kampung Cibungur dapat menggunakan Masjid Al-Hidayah dengan baik dalam rangka penguatan keimanan dan mendukung pencapaian visi Kabupaten Sukabumi. Insya Allah, kata dia, kehadiran masjid di tengah masyarakat dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam kepada Allah SWT. 

“Manfaatkanlah masjid ini sebagai sarana untuk menimba ilmu guna memperoleh bekal di hari akhir,” ujar Marwan. 

Pada kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi menandatangani prasasti masjid. Ketua DKM Masjid Jami Al Hidayah, Hodan Firmansah menjelaskan, bangunan masjid yang luasnya 16 x 11 meterpersegi berdiri atas lahan wakaf dengan luas 220 meter persegi. Proses pembangunan masjid membutuhkan waktu sekitar dua tahun. (*)