Wabup: Panca Prasetya Korpri Sebagai Pedoman Laksanakan Tupoksi

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono ketika menyampaikan arahan dan imbauan kepada para peserta upacara peringatan Hari Kesadaran Korpri tingkat Kabupaten Sukabumi bulan Oktober.

Wartawan M. Ridwan

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Adjo Sardjono mengimbau para PNS menjadikan Panca Prasetya Korpri sebagai pedoman dalam menjalankan tupoksi (tugas pokok dan fungsi sebagai abdi masyarakat, abdi pemerintah, dan abdi negara. Dengan Panca Prasetya Korpri, PNS menangani permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat sesuai bidang tugasnya masing-masing.

Imbauan wabup itu disampaikan ketika menjadi pembina  upacara  peringatan Hari Kesadaran Korpri tingkat Kabupaten Sukabumi di halaman parkir Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Jalan Siliwangi Nomor 10 Palabuhanratu, Kamis (17/10/2019). Menurut Adjo, kepatuhan PNS pada Panca Prasetya Korpri tercermin dari sikap disiplin yang di dalamnya termaktub budaya bersih, budaya tertib, dan budaya kerja. 

“Moment Upacara Korpri merupakan wahana yang tepat untuk melakukan pembenahan-pembenahan sehingga ke depan, proses penyelenggaraan pemerintahan akan lebih kuat, terarah, optimal, efektif, dan efisien,” kata Wabup Sukabumi ketika menyampaikan arahan pada upacara tersebut.

Upacara dihadiri ratusan ASN, baik PNS maupun Non-PNS yang bekerja di lingkungan Pemkab Sukabumi. Tampak hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri, para kepala perangkat daerah, dan para pegawai. Kepada para peserta upacara, wabup juga menekankan agar jangan mudah percaya pada berita bohong atau hoax yang beredar di berbagai media sosial. ASN, kata dia, harus cerdas dan pandai memilih dan memilah berita yang positif dan bermanfaat dan berita negatif.

“Jangan mudah terpancing berita hoax agar tidak memicu perbuatan yang melanggar hukum dan memicu kegaduhan di masyarakat,” tuturnya. 

Dalam menghadapi musim penghujan, Wabup Sukabumi menghimbau masyarakat di Kabupaten Sukabumi untuk selalu siap siaga dan waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana banjir dan wabah penyakit. Imbauan tersebut harus menjadi perhatian sekaligus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat mengingat Kabupaten Sukabumi rentan terhadap bencana banjir, tanah longsor, pergesaran tanah, angin puting beliung, dan bencana lainnya. Hal itu membutuhkan penanganan secara serius, cepat, tepat, dan terpadu oleh semua pihak. (*)