Milad ke-18 PSI, Baznas Serahkan Penghargaan Zakat

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (kanan) menyerahkan penghargaan kepada salah satu juara pada lomba dalam rangka Gebyar Muharam 1441 Hijriyah.

Wartawan AEP SAEPUDIN 

Peringatan Milad ke-18 PSI (Penegakan Syariat Islam) di Kabupaten Sukabumi di Gedung Islamic Centre Cisaat, Kamis (3/10/2019) diisi dengan penyerahan anugerah penghargaan Baznas Award 2019. Pada kegiatan itu, Baznas Kabupaten Sukabumi memberikan penghargaan kepada sejumlah UPZ (unit pengelola zakat), pembina, dan mitra terbaik dalam pengelolaan zakat.

Selain itu panitia Milad ke-18 PSI menyerahkan penghargaan kepada para juara perlombaan dalam rangka Gebyar Muharam 1441 Hijriyah. Pada acara itu juga dilakukan penyerahan beasiswa untuk 250 orang siswa SD dan SMP dari kalangan dhuafa yang berprestasi masing-masing sebesar Rp1 juta dan penyerahan bantuan kursi roda dan kaki palsu untuk penyandang disabilitas oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami.

Bantuan-bantuan sosial tersebut berasal dari Baznas Kabupaten Sukabumi. Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, HU Ruyani menerangkan, peringatan Milad ke-18 PSI dilanjutkan dengan  expo zakat untuk menunjukkan tranparansi kepada publik dalam pengelolaan dana zakat di Kabupaten Sukabumi.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mengambil tema  “Bersatu dalam Akidah,  Berjamaah dalam Ibadah, Toleransi dalam Khilafah, Bekerja dalam Dakwah Menuju Kabupaten Sukabumi yang Religius dan Mandiri”.

Dalam sambutannya, Bupati Marwan menyampaikan, Gebyar Muharam 1441 Hijriyah bertujuan untuk mengingatkan kembali bahwa 18 tahun yang lalu masyarakat Kabupaten Sukabumi mendeklarasikan PSI. Tujuan dari PSI adalah untuk membuat masyarakat menjadi lebih taat dalam menjalankan syariat Islam. 

“Munculnya berbagai persoalan yang terjadi saat ini mungkin karena rapuhnya keimanan sebagian umat Islam  kepada Allah SWT. Karena itu dengan penguatan kembali Penegakan Syariat Islam dapat meningkatkan kemakmuran umat,” ujar bupati. 

Kabupaten Sukabumi, lanjut Marwan, memiliki sumber daya alam yang melimpah yang dapat dikelola untuk kemakmuran masyarakat. Dengan demikian Kabupaten Sukabumi bisa menjadi wilayah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

“Untuk mewujudkannya, kita harus meningkatkan budaya gotong royong dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah. Kita juga harus menggiatkan sholat Shubuh berjamaah di masjid,” tambahnya.

Sementara itu para peraih Baznas Kabupaten Sukabumi Award tahun 2019 antara lain UPZ Kecamatan Gegerbitung sebagai  UPZ kecamatan pengelola zakat fitrah terbaik, UPZ FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Kecamatan Cikembar sebagai UPZ FKDT pengelola zakat fitrah terbaik, UPZ Kecamatan Jampang Tengah sebagai pengelola infak terbaik, UPZ Kecamatan Kabandungan sebagai pengelola zakat mal terbaik, UPZ Disdukcapil sebagai pengelola ZIS terbaik.

Penghargaan juga diberikan kepada Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Sopyan Effendi sebagai pembina UPZ OPD terbaik, Kurnia Lesmana sebagai pembina UPZ kecamatan terbaik,  Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi sebagai instansi vertikal pembayar zakat terbaik,  PT. Indomarco Prismatama sebagai mitra Baznas, dan Dr. Aria Firmansyah sebagai muzaki aktif Baznas Kabupaten Sukabumi. (*)