Bhabinkamtibmas Turut Bahagia Warga Dapat Bantuan Renovasi RTLH

oleh -
Brigpol Didi Dwi Purnomo selaku Bhabinkamtibmas Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi mengadakan kunjungan silaturahmi kepada Ema Umeh, salah satu warga lansia yang memperoleh bantuan pembangunan RTLH.

Wartawan Wawan AS

Bhabinkamtibmas Desa Prianganjaya, Brigadir Polisi (Brigpol) Didi Dwi Purnomo ikut berbahagia salah satu warga yang tinggal di desa tempat tugasnya mendapat bantuan dari pemerintah untuk renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Dia mengharapkan pembangunan RTLH di Desa Prianganjaya dapat segera diselesaikan agar penerima manfaat bisa tinggal di rumah layak huni.

“Sebagai pembina keamanan dan ketertiban masyarakat, saya ikut berbahagia kalau ada warga di wilayah pengabdian saya mendapatkan bantuan dari pemerintah, termasuk bantuan pembangunan RTLH,” kata Brigadir Didi kepada wartawan, Jumat (27/9/2019) malam.

Salah satu warga yang mendapat bantuan untuk pembangunan RTLH adalah Ema Umeh (70) warga  Kampung Semplak RT 07 RW 04 Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Beberapa waktu lalu, Bhabinkamtibmas Prianganjaya bersilaturahmi ke Ema Umeh yang rumahnya sedang dibangun.

“Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan pembinaan. Kami ingin mengetahui kondisi Ema Umeh yang telah lanjut usia,” ujar Brigadir Didi.

Sementara rumahnya dibangun, Ema Umeh tinggal sementara di rumah anaknya, Ekong. Dia dalam keadaan jompo, tidak bisa bepergian, dan tidak bisa melihat. Informasi dari keluarganya menyebutkan, dia lumpuh dan tidak bisa melihat secara mendadak ketika rumahnya mulai dibongkar.

“Ema Umeh terantuk batu dan jempol kakinya berdarah. Sejak itu beliau tidak bisa berjalan dan penglihatannya terganggu,” tutur seorang tetangga.

Ema Umeh mendapat bantuan pembangunan RTLH dari Pemprov Jawa Barat. Setiap hari warga bergotong royong membangun rumahnya yang dikoordinasikan oleh Ketua RT 07 RW 04 Desa Prianganjaya, Ajid.

“Semoga Ema Umeh segera dapat menempati rumah yang layak huni. Sekian lama beliau menempati rumah yang tidak layak huni,” ungkap Brigadir Didi. (*)