Bupati Luncurkan ‘Kolecer’ Sebagai Objek Wisata

oleh -
Bupati Sukabumi (ketiga dari kanan) beserta Camat Cicantayan, Sendi Apriadi (paling kanan) dan para tokoh berkunjung ke Bukit Panineungan di Kampung Manggis, Desa Cimanggis, Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi sebagai destinasi wisata kolecer.

Wartawan Wartawan AEP SAEPUDIN

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami meluncurkan kolecer atau kincir angin sebagai obek wisata untuk menarik wisatawan. Sebagai langkah pertama, bupati menetapkan Bukit Panineungan di Kampung Manggis, Desa Cimanggis, Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi sebagai destinasi wisata kolecer.

Untuk keperluan itu, bupati melakukan peninjauan ke Bukit Panineungan guna melihat dari jarak dekat atraksi kolecer pada Sabtu (24/08/2019). Kunjungan bupati ke tempat itu merupakan rangkaian dari Pesta Rakyat dalam rangka  Milangkala ke-7 Desa Cimanggis.

“Mudah mudahan kolecer dapat menjadi potensi andalan sektor pariwisata di tempat ini. Namun pemberdayaan masyarakatnya juga harus ditingkatkan karena yang paling penting adalah kesiapan masyarakat dan aparatur pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan di Bukit Panineungan,” kata bupati.

Guna mempromosikan destinasi wisata tersebut, lanjut dia, bupati mengusulkan digelarnya festival kolecer tingkat kabupaten di bukit itu. Namun sebelum festival diselenggarakan, kata dia, harus disiapkan fasilitas umum seperti sarana MCK dan tempat penjualan makanan dan minuman.

“Ketika orang-orang datang ke tempat ini, fasilitasnya harus sudah siap. Nanti kita promosikan agar cepat dikenal,” tutur Marwan.

Camat Cicantayan, Sendi Apriadi yang mendampingi bupati dalam peninjauan ke Bukit Panineungan menjelaskan, dia berencana untuk mengembangkan sejuta kolecer sebagai destinasi wisata baru di tempat itu. Dia yakin, ketika masyarakat dan sarananya siap, wisata kolecer akan menjadi tujuan wisata andalan di wilayah Kabupaten Sukabumi.  

Sebelumnya bupati menghadiri dan membuka Pesta Rakyat dan sarasehan di Balai Desa Cimanggis dalam rangka milangkala atau hari jadi ke-7 desa tersebut. Desa Cimanggis merupakan pemekaran dari Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan. Desa ini memiliki luas 315 hektare yang terbagi ke dalam wilayah administrasi 6 RW dan 24 RT.

Potensi andalan dari desa tersebut antara lain buah manggis, bambu, gula aren, dan seni bela diri pencak silat. Dengan memukul gendang kecil, bupati meresmikan Desa Cimanggis sebagai destinasi desa wisata.

Dari lokasi Pesta Rakyat, Marwan berkunjung ke lingkungan seni pencak silat Satria Mekar Manggis pimpinan Abah Madni dan Mang Pudin di Kampung Manggis RT 05 RW 01 Desa Cimanggis. Di lokasi tersebut, bupati sempat menjajal kemampuannya menembak sasaran dengan anak panah. (*)