Ingin Perlombaan Agustusan, Siswa SMAN 1 Unjuk Rasa

oleh -
Para siswa SMAN 1 Kota Sukabumi berkerumun di halaman sekolah untuk menyampaikan tuntutan digelarnya perlombaan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-74 RI.

Wartawan Fitra Yudi Saputra/Iyus Firdaus

Ratusan siswa SMAN 1 Kota Sukabumi melakukan aksi unjuk rasa di sekolah. Mereka menuntut digelarnya kegiatan pertandingan dan lomba untuk memperingati  HUT ke-74 Kemerdekaan RI yang biasa dilakukan setiap tahun di sekolah tersebut.

Para siswa kecewa karena pihak sekolah membatasi waktu kegiatan sampai dengan pukul 12.00, sementara mereka menginginkan rentang waktu seharian untuk lomba dan pertandingan.  

Dalam aksinya, sejak pagi para siswa tersebut mogok belajar, mereka berkumpul di halaman sekolah sambil membawa tulisan yang berisi tuntutan untuk lomba Agustusan.

Ditemui wartawan di sekolah, salah seorang siswa kelas 12, Yasin mengatakan aksi tersebut dilakukan atas kesepakatan semua siswa yang menuntut diadakannya berbagai kegiatan lomba seharian penuh. 

“Kami hanya ingin lomba diadakan kembali untuk memeriahkan HUT ke-74 RI dan membangun rasa patriotisme,” kata Yasin di tengah aksi demo, Senin (19/8/2019).

Para siswa terus berorasi di hadapan para guru. Mereka juga mengingatkan para guru tentang makna kemerdekaan sebagai hasil perjuangan para pahlawan. Akhirnya, sekolah  memenuhi tuntutan para siswa tersebut. Perlombaan yang melibatkan semua siswa dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kepala SMAN 1 Kota Sukabumi, H. Asep Sukanta tidak ada di tempat karena sedang mengikuti kegiatan di Bandung. Salah seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, pihak sekolah memiliki alasan tidak mengadakan lomba peringatan HUT RI tahun ini yang melibatkan para siswa.

“Pertama penghamburan biaya dan pada hari pelaksanaannya banyak siswa yang tidak masuk sekolah. Kami khawatir karena ada kegiatan lomba, ada siswa yang berkeliaran. Tahun lalu terjadi pembacokan terhadap siswa kami ketika sedang digelar lomba untuk memperingati Hari Kemerdekaan,” kata dia. (*)