Pemkot akan Membentuk Koperasi Cerdas di Tiap Kelurahan

oleh -
Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami menyampaikan informasi seputar pencapaian pembangunan koperasi di Kota Sukabumi pada peringatan Hari Koperasi ke-72.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pemerintah Kota Sukabumi akan tetap berkomitmen untuk terus memajukan koperasi di Kota Sukabumi. Salah satunya dengan mendorong lahirnya Koperasi S Mart yang maknanya kurang lebih koperasi cerdas di setiap kelurahan. Berdasarkan program ini, nantinya di Kota Sukabumi akan lahir 33 Koperasi S Mart sesuai dengan jumlah kelurahan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami pada acara peringatan Hari Koperasi ke-72 tahun 2019 tingkat Kota Sukabumi di Hotel Maxone, Kota Sukabumi, Rabu (7/8/2019) malam. Pada acara itu hadir Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan dan para pelaku koperasi di Kota Sukabumi.

Peringatan Hari Koperasi ke-72 di Kota Sukabumi ini bertemakan ‘semangat kolaborasi dalam pengembangan koperasi di era milenial menuju Kota Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera (renyah)’. Andri optimis, target setiap kelurahan memiliki satu Koperasi S Mart dapat terwujud.

Kehadiran Koperasi S Mart, ujar Andri, benar-benar memenuhi prinsip-prinsip dan asas koperasi. Sebab koperasi ini memberlakukan sistem pembagian saham dengan porsi terbesar yaitu 70 persen untuk masyarakat.

“Pembagian saham seperti itu bertujuan untuk memeratakan kesejahteraan lewat kepemilikan saham di koperasi,” jelas wakil wali kota.

Koperasi S Mart, ujar dia,  menjalankan usaha di bidang distribusi, penjualan sembilan bahan pokok, simpan pinjam, dan koperasi serba usaha. Pelayanannya secara online, jadi bukan ritel manual.  Koperasi ini juga akan membina warung dengan memberikan bantuan senilai Rp5 juta dalam bentuk barang.  

Peresmian Koperasi S Mart pertama yang terletak di Jalan Otista, Kecamatan Citamiang dilakukan pada siang harinya sebelum acara peringatan Hari Koperasi ke-72.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna menambahkan, pemda selalu mendorong koperasi agar mempunyai keinginan untuk maju. Di Kota Sukabumi terdapat 325 koperasi.  

Dari jumlah itu, kata Ayep, hanya 80 koperasi yang rutin menggelar rapat anggota tahunan (RAT). Sehingga rencananya pada tahun ini pemerintah pusat akan membubarkan 96 koperasi yang tidak aktif untuk efisiensi dan efektivitas  pembinaan koperasi. (*)