Semen Jawa Gulirkan Kembali Beasiswa Berbagi Mimpi

oleh -
Penyampaian testimoni penerima beasiswa program SCG Sharing the Dream dari Siam Cement Group (SCG). Tampak menghadap kamera, Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Pathama Sirikul.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi yang bernaung di bawah bendera SCG (Siam Cement Group) kembali memberikan bantuan CSR  atau tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk beasiswa bagi para pelajar SMA melalui program SCG Sharing The Dream. Penyerahan beasiswa dilakukan di Hotel Pangrango Sukabumi, Rabu (7/8/2019).

“Program ini menjadi wujud komitmen SCG untuk berkontribusi kepada lingkungan di tempatnya beroperasi, termasuk Jawa Barat yang merupakan lokasi pabrik semen SCG yang pertama di Indonesia,” kata Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Pathama Sirikul kepada awak media seusai pemberian beasiswa.

Program tersebut diberikan kepada  150 siswa tingkat SMA atau sederajat serta 4 mahasiswa asal Sukabumi. Disampaikan Pathama, program  SCG Sharing the Dream atau berbagi mimpi memberikan bantuan pendidikan di lima area di mana SCG beroperasi di Indonesia. Setiap tahun, kata dia, jumlah pendaftar pada program tersebut terus meningkat.

“Melalui program ini, kami  tidak hanya memberikan bantuan kepada mereka yang unggul dalam prestasi akademik, namun juga memiliki nilai moral yang luhur terutama terhadap orang tua dan lingkungan serta menunjukkan keinginan kuat untuk mengejar pendidikan tinggi demi meraih mimpi dan cita-cita,” ujarnya.

Sebagai bagian dari SCG, lanjut Pathama, Semen Jawa merasa bangga bisa menjadi bagian dari sebuah program kontribusi sosial unggulan perusahaan yang menyediakan ratusan beasiswa setiap tahunnya. Sukabumi mendapatkan perlakuan istimewa dari SCG dengan menjadi daerah penerima beasiswa terbanyak dibandingkan wilayah-wilayah lainnya.  

SCG Sharing the Dream pertama kali diluncurkan di Indonesia pada tahun 2012, sekarang telah memberikan beasiswa kepada 2.700 siswa tingkat  SMA. Sejak 2018 beasiswa juga telah diberikan kepada 20 mahasiswa S-1. Dalam implementasinya, SCG bekerja sama dengan 55 sekolah dan 9 universitas.

Pada bagian lain, Pathama menjelaskan tentang ekonomi sirkular yang diterapkan oleh SCG sebagai lawan kata dari ekonomi linear. Prinsip ekonomi sirkular menekankan pada terjadinya daur ulang untuk mengurangi eksploitasi sumber daya.

Perusahaan yang dipimpinnya,  kata dia, telah memperkenalkan praktik SCG Circular Way secara internal sebagai implementasi gaya hidup sirkular.  Dimulai dari para karyawan lalu menularkannya dengan membangun kesadaran generasi muda akan konsep ekonomi sirkular dan lebih jauh lagi dapat menerapkannya di kehidupan sehari-hari.

“SCG memandang ekonomi sirkular adalah  kunci untuk mencapai tujuan

akhir perkembangan berkelanjutan dengan peran penting generasi muda dan pendidikan,” jelas Pathama. (*)