Wabup: Pilkades Harus Secara Profesional dan Jujur

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono menyampaikan arahan kepada para peserta Bimtek Panitia Pilkades tahun 2019 Angkatan ke-19.

Wartawan Usep Mulyana

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Adjo Sardjono menandaskan pelaksanaan Pilkades harus profesional dan jujur. Dengan memenuhi dua syarat itu, Pilkades akan menghasilkan kepala desa yang amanah dan dapat dipercaya. Dalam rangka itulah, Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) harus mengikuti bimbingan teknis (bimtek) agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Pernyataan wabup disampaikan saat meresmikan Bintek Pilkades Tahun 2019 Angkatan ke-19 di Hotel Sukabumi Indah, Selabintana, Kamis (1/8/2019). Dia mengharapkan dari bimtek tersebut, lahir anggota Pilkades yang dapat melaksanakan tanggung jawabnya untuk memilih kades yang dapat memenuhi harapan masyarakat.

“Mudah-mudahan melalui Bimtek Panitia Pemilihan Kepala Desa ini bisa terwujud pelaksanaan Pilkades yang profesional dan jujur sehingga bisa menghasilkan kepala desa yang amanah dan dapat dipercaya,” ujar wabup. 

Panitia Pilkades, ujar Adjo,  mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat. Karena itu mereka harus mengikuti bimtek khusus yang hasilnya dapat diimplementasikan ketika menjalankan tugas selaku Panitia Pilkades.

Pada tahun 2019, Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan Pilkades serentak di 240 desa yang tersebar di 47 kecamatan. Pilkades tahun 2019 merupakan yang ketiga kalinya dengan pelaksanaannya secara serentak.

Sementara itu Kabid Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyaranat dan Desa Kabupaten Sukabumi, H. Dedi Kusnadi selaku Panita Penyelenggara Bimtek Panitia Pilkades melaporkan, kegiatan yang digelarnya berlangsung selama 2 hari. Jumlah pesertanya mencapai 121 orang yang berasal dari 11 desa di Kecamatan Ciemas, Kecamatan Waluran, dan Kecamatan Kalibunder.

“Salah satu tujuan bimtek ini untuk menyamakan persepsi di antara panitia agar Pilkades yang lancar dan sukses,” jelas Dedi. (*)