Alfamart Peduli pada Pengembangan UKM dan Ekraf Pariwisata

oleh -
Pelatihan bagi para UKM yang beraktivitas di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu dengan fasilitasi perusahaan retail Alfamart.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Perusahaan retail Alfamart terus menguatkan komitmen untuk membantu pengembangan usaha pelaku UKM dan ekonomi kreatif (ekraf). Salah satu sektor yang diperhatikan oleh minimarket yang terkenal kiprahnya dalam berbagai kegiatan pendampingan ekonomi itu adalah pariwisata.

“Kami memberikan perhatian khusus pada pelaku usaha yang bergerak di sektor pariwisata, termasuk di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kita tahu sekarang ini pariwisata di Kabupaten Sukabumi sedang digalakan oleh pemda dan masyarakat,” kata Corporate Communication Alfamart Wilayah Sukabumi-Cianjur,  Iwan Kurniawan kepada wartawan, Sabtu (13/7/2019).

Kabupaten Sukabumi, ujar Iwan, memiliki kawasan wisata andalan yang saat ini sedang naik daun yakni Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang telah diakreditasi oleh UNESCO. Alfamart juga menaruh perhatian pada objek wisata yang nilai pentingnya terletak pada geo diversity, bio diversity, dan cultural diversity tersebut.

Sebagai lembaga ekonomi, perhatian Alfamart lebih tertuju pada urusan pengembangan ekonomi masyarakat di lingkungan geopark. Di kawasan wisata yang membentang dari ujung timur Pajampangan sampai perbatasan dengan Provinsi Banten itu banyak bermunculan pelaku usaha seiring dengan perkembangan dan pesatnya kemajuan geopark.

“Kawasan geopark makin maju dan terus berkembang. Seiring dengan itu bermunculan pula para pelaku usaha yang digerakkan oleh masyarakat seperti penyedia homestay, pengelola amenitas, dan pemandu wisata. Mereka juga terus tumbuh sebagai pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” tutur Iwan.

Sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan, Alfamart meluncurkan program peningkatan kepariwisataan berbasis masyarakat di kawasan wisata  UNESCO Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Program tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan pelatihan dan pendampingan bisnis bagi UKM penyedia homestay, amenitas, dan pemandu wisata.  

“Amenitas bisa berupa fasilitas pariwisata seperti rumah makan, restoran, toko cenderamata, dan fasilitas umum seperti sarana ibadah, kesehatan, taman, dan lain-lain,” jelas dia.

Tempat kegiatan di Museum Geopark atau taman botani (arboretum), Sekretariat PAPSI (Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi), Jalan Tamanjaya Nomor 9, Ciemas, Kabupaten Sukabumi.  Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Alfamart dengan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia. Jumlah pesertanya sekitar 60 orang.

Narasumber yang dihadirkan penyelenggara adalah Prof. Roy Darmawan, S.E., M.Si. (Chairman Board of Advisor ASEAN Youthpreneur Community)  dan Tri Wiyono Seputro (General Manager Store Sales Point Alfamart).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun  mindset di kalangan pelaku usaha di geopark untuk terus mengembangkan usaha dengan meraih  keuntungan jangka panjang. Dengan dukungan teknologi termutakhir, para pelaku UKM harus siap berkompetisi secara global tanpa melupakan budaya lokal,” ujar Iwan. (*)