Danrem 061: TMMD Perkuat dan Percepat Pembangunan

oleh -
Para pejabat daerah yang menghadiri pembukaan TMMD ke-105 Tahun 2019 di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi antara lain Danrem 061 Surya Kencana, Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya (keenam dari kiri), Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi (kelima dari kiri); Dandim 0607, Letkol Kav Mujahidin (kelima dari kanan); dan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Danrem 061 Surya Kencana,  Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya mengatakan,   TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dapat memperkuat pencapaian dan mempercepat tujuan pembangunan. Melalui TMMD, para prajurit TNI bahu-membahu dengan Polri, pemda, dan masyarakat untuk meningkatkan gotong royong dalam kegiatan pembangunan.

Pernyataan Danrem 061 itu disampaikan seusai upacara peresmian TMMD ke-105 Tahun 2019 bertempat di Kampung Tegalpanjang RW 02, Kelurahan Cikundul,  Kecamatan Lembursitu,  Kota Sukabumi, Selasa (9/7/2019). Tujuan TMMD adalah untuk meningkatkan penyebaran dan pemerataan pembangunan di wilayah terpencil.

“Penentuan lokasi TMMD  berdasarkan hasil survei yang melibatkan Babinsa,  Danramil, dan unsur Kodim. Tim mengutamakan skala prioritas saat menentukan lokasi pembangunan atas keperluan yang emergensi,” ujar Kolonel Novi.

Kegiatan paling penting dalam TMMD tersebut adalah pembangunan jalan sepanjang 832 meter dengan lebar 3 meter di Kampung Tegalpanjang. Tanah untuk jalan merupakan hibah dari 34 warga kampung tersebut.  Pada TMMD ke-105 itu juga dicanangkan program Bhakti TNI KB Kesehatan Terpadu 2019.

Upacara pembukaan TMMD diselenggarakan di  Lapang Sepakbola Cikundul dengan inspektur upacara Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi. Selain Danrem 061, di tempat upacara tampak hadir para pejabat daerah seperti  Dandim 0607, Letkol Kav Mujahidin; Kapolres Sukabumi Kota,  AKBP Susatyo Purnomo Condro; Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami; dan Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono.

Saat memimpin upacara, Wali Kota Fahmi mengatakan,  melalui TMMD, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat semakin kokoh. Masyarakat, kata dia, rela menghibahkan tanahnya untuk pembangunan jalan yang nilainya bisa mencapai Rp499.200.000 jika harga tanah ditentukan sebesar Rp200 ribu per meterpersegi.

“Selain itu Pemda menganggarakan dana dari APBD Kota Sukabumi sebesar Rp800 juta dan tanah pemda seluas 450 meterpersegi dengan nilai sebesar Rp450 juta. Ada juga dana dari APBD Provinsi Jabar sebesar Rp260 juta,” ujar Fahmi.

Ditambah partisipasi masyarakat baik berupa kerja sama maupun gotong royong dengan TNI, total dana yang dianggarkan bisa mencapai Rp2.009.200.000.

Pada TMMD ke-105/2019 dilaksanakan kegiatan fisik dan nonfisik. Untuk kegiatan fisik, selain pembangunan jalan juga  pembangunan jembatan plat beton 2 unit, gorong-gorong di satu titik, dan TPT sepanjang 47 meter dengan tinggi 2 meter.

Adapun kegiatan nonfisik  antara lain  penyuluhan tentang KB kesehatan, narkoba, wawasan kebangsaan, dan siaga bencana. Kegiatan lainnya program Jempol dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sukabumi. (*)