Stand Senjata Yonif 310 Jadi Pusat Perhatian Warga

oleh -
Perwira pertama Yonif 310/Kidang Kencana, Letda Inf Pipik Taufik memberikan penjelasan seputar senjata serbu kepada Kepala Dinas Kominfo Kota Sukabumi, Gabriel M. Sukarman di arena pameran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-73.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Stand alutsista (alat utama sistem pertahanan) yang berisi berbagai jenis senjata Batalyon Infanteri (Yonif) 310 Kidang Kencana menjadi pusat perhatian warga pada Pameran Expo Sukabumi ‘Aya Aya Wae’. Di stand tersebut warga bertanya seputar alutsista kepada prajurit yang bertugas dan selfie di depan berbagai senjata milik Yonif 310.

Kehadiran stand Yonif 310 pada pameran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-73 di depan Tugu Adipura, Jalan RE. Martadinata Kota Sukabumi itu benar-benar menyedot pengunjung. Para prajurit yang sedang bertugas di stand melayani para pengunjung dengan ramah sehingga masyarakat sangat antusias untuk mengajukan pertanyaan seputar bedil dan senjata lainnya.

“Kami ikut memeriahkan HUT Bhayangkara  ke-73 dengan membuka stand untuk memperkenalkan berbagai jenis senjata yang kami miliki kepada masyarakat,” kata perwira pertama dari Yonif 310/Kidang Kencana, Letda Inf Pipik Taufik ketika ditemui di lokasi Pameran ‘Aya Aya Wae’, Sabtu (6/7/2019).

Keikutsertaan yonif yang merupakan satuan tempur di bawah komando Brigade Infanteri 15/Kujang II Kodam III Siliwangi itu, ujar Letda Pipik, merupakan salah satu bukti dekatnya TNI, Polri, dan masyarakat. Untuk memeriahkan pameran tersebut, Yonif 310 membawa senjata-senjata utama andalannya untuk diperkenalkan kepada masyarakat.

Beberapa senjata yang dipajang di stand tersebut antara lain mortir 81, senjata mesin berat/SMB, senjata penembak runduk/SPR, pistol, dan senjata otomatis minimi. Dengan tekun dan telaten, Letda Pipik dan para prajurit yang mendampinginya memberikan keterangan kepada kelompok-kelompok warga yang datang secara bergantian ke stand Yonif 310.

“Masyarakat yang datang banyak yang bertanya seputar senjata yang kami pamerkan ini. Sebagian besar minta berfoto bersama kami dengan latar belakang berbagai jenis senjata,” ujar dia.

Semua senjata yang ada di stand tersebut, lanjut Letda Pipik, status dan kondisinya masih aktif dan biasa digunakan oleh prajurit Yonif 310 untuk latihan perang maupun dalam menjalankan tugas pertahanan di seluruh wilayah NKRI. (*)