Pembangunan City Hub Segera Masuki Tahap Studi Kelayakan

oleh -
Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami menyampaikan paparan pada rapat terpadu teknis rencana pembangunan City Hub Sukabumi didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pembangunan city hub di area Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi tidak lama lagi akan memasuki tahap pembuatan studi kelayakan atau feasibility study oleh investor. Setelah itu investor mengajukan proposal kepada Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan untuk dinilai oleh pemerintah, terutama menyangkut kontribusi investor kepada pemerintah dari pembangunan dan operasional city hub.

“Proposal harus sudah diajukan kepada pemerintah paling lambat tanggal 4 Juli 2019 nanti. Setelah tahapan itu selesai, pembangunan city hub dapat segera dimulai,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Abdul Rachman kepada wartawan, Selasa (25/6/2019).

Keberadaan city hub sangat strategis bagi kemajuan Kota Sukabumi, ujar Abdul, terutama dalam menyebar keramaian ke arah selatan untuk mengurangi kesemrawutan di pusat-pusat keramaian.

Sebelum pembuatan dokumen studi kelayakan, pemerintah dan para calon investor membuat kesepakatan awal yang dilanjutkan dengan proses beauty contest untuk menentukan mitra pembangunan city hub. Setelah itu investor dan pemerintah pusat akan mengurus perizinan melalui Pemkot Sukabumi.

“Kami dari Pemerintah Daerah Kota Sukabumi akan memfasilitasi pengurusan dan proses perijinan, mulai dari Amdal dan izin-izin untuk pembangunan fisik,” ujar Abdul. 

Pada Senin (24/6/2019) lalu, Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami mengikuti rapat terpadu teknis pembangunan City Hub Sukabumi bersama unsur Kemenhub, Kementerian Keuangan, dan para calon investor. Rapat membahas pemantapan dan penajaman rencana pembangunan Sukabumi City Hub.

“Alhamdulillah, Pak Wakil Wali Kota merespon dan menyambut baik proyek besar tersebut. Beliau siap mendorong kemudahan proses izinnya,” tutur Abdul. 

Pembangunan City Hub Sukabumi membutuhkan dana antara Rp500-Rp700 miliar. Pusat kegiatan ekonomi yang dilengkapi hotel dan bioskop itu dibangun di dalam area Terminal Tipe A. Total luas terminal tersebut mencapai 5,8 hektare, 2 hektare di antaranya digunakan untuk terminal tipe C yang dikelola Pemkot Sukabumi. 

“Kami juga akan mendukung city hub dengan menambah akses melalui rerouting trayek yang secara poin to poin akan dimulai dari Terminal Tipe A. Dengan bertambahnya keterbukaan akses, nantinya banyak wisatawan berdatangan ke Sukabumi dengan harapan mereka transit di Kota Sukabumi,” kata dia. (*)