Bupati: Hasil Pembangunan Harus Dimanfaatkan, Jangan Mubazir

oleh -
Dalam inspeksi ke Lapang Cangehgar, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami (kedua dari kiri) didampingi Kadis Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman dan Kasi Olahraga pada Disbudpora, Anita Mulyani.

Wartawan Usep Mulyana

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menekankan kepada setiap pelaksana proyek untuk memikirkan manfaat dari pekerjaan yang digarapnya. Jangan sampai hasil dari proyek yang dibiayai oleh uang negara tidak digunakan oleh masyarakat karena terhambat oleh berbagai faktor.

“Hasil dari kegiatan pembangunan jangan ada yang mubazir. Pelaksana proyek juga harus memikirkan anggaran untuk pemeliharaan agar manfaat bangunan atau infrastruktur bisa panjang,” kata bupati dalam inspeksi ke Lapang Cangehgar Palabuhanratu seusai mengikuti acara deklarasi menolak kerusuhan pasca pemilu di lokasi tersebut, Minggu (23/6/2019).

Salah satu infrastruktur yang mendapat sorotan dari bupati adalah lapang sepak bola mini yang terdapat di Lapang Cangehgar yang selesai pembangunannya pada tahun 2018. Lapangan mini tersebut belum digunakan oleh masyarakat, khususnya penggemar sepak bola.

Semua proyek harus direncanakan dengan matang, ujar bupati, agar manfaatnya optimal bagi masyarakat. Semua pemborong tidak boleh meninggalkan pekerjaannya. Jika itu terjadi, kata dia, artinya dia telah menghamburkan uang negara karena dana untuk setiap kegiatan pembangnan telah dianggarkan.

Sementara Kadis Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi,  Dedi Chardiman yang mendampingi bupati dalam inspeksi tersebut menjelaskan, pembangunan tahap pertama area Lapang Cangehgar telah menyelesaikan beberapa bangunan dan fasilitas.

“Bagian area yang telah diselesaikan antara lain  gedung pengelolaan, TPT, partisi atau asesoris podium,  dan beberapa sarana olahraga.  Di dalamnya juga termasuk pembuatan patung ayam hutan,” ujar Dedi. (*)