Kerahkan Anggota, Bareta Indonesia Bersihkan Teluk Palabuhanratu

oleh -
Tim Bareta Indonesia bersinergi dengan tim dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi bahu-membahu membersihkan pantai di sekitar Teluk Palabuhanratu dri sampah yang berserakan.

Wartawan Raymond Chandra

Komitmen Bareta (Barisan Evakuasi Tanggap Bencana) Indonesia untuk menjaga keselamatan dan kebersihan lingkungan tidak perlu diragukan. Pengurus dan anggota perkumpulan relawan penanggulangan bencana yang telah berumur tujuh tahun ini selalu siap terjun ke lapangan untuk menanggulangi berbagai jenis permasalahan sosial dan lingkungan hidup.

Selepas musim libur Idul Fitri 1440 Hijriyah, Bareta Indonesia mengerahkan anggotanya ke lingkungan Teluk Palabuhanratu untuk menggelorakan gerakan bersih-bersih pantai yang difokuskan di kawasan Citepus.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda mitigasi atau pencegahan bencana melalui kegiatan bersih-bersih pantai,” kata Ketua Umum Bareta Indonesia, Junaidi Tanjung ditemui di tempat kegiatan, Jumat (14/6/2019).

Pada kegiatan itu, Junaidi mengerahkan 30 anggotanya yang  bersinergis dengan tim dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi. Tim pembersih pantai dilepas dari pelataran Hotel Augusta oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani.

Di lokasi penglepasan tim tampak hadir Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Sukabumi yang juga Ketua Dewan Pakar DPD PHRI Provinsi Jawa Barat, H. Dadang Hendar. Dadang tiada lain adalah pemilik Hotel Augusta.

“Saya sudah sering menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar peduli terhadap keselamatan dan kebersihan lingkungan pantai. Kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai sangat penting dalam menjaga keindahan tempat wisata Teluk Palabuhanratu,” ujar Junaidi.

Ketua Umum Bareta Indonesia, Junaidi Tanjung (kedua dari kiri) bersama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani (ketiga dari kiri) di lokasi kegiatan aksi bersih-bersih pantai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata menyampaikan apresiasi terhadap program Bareta Indonesia untuk menjaga kebersihan pantai. Semangat menjaga kebersihan seperti dimiliki Bareta Indonesia, ujar Usman, harus juga dimiliki oleh seluruh elemen masyarakat.

“Kita semua sangat bertanggung jawab atas kebersihan tempat wisata Palabuhanratu ini karena pantai akan terlihat bersih dan indah jika tidak ada sampah di sekitarnya,” kata Usman.

Dalam aksi bersih-bersih pantai, tim pembersih memunguti semua jenis sampah dan menampungnya pada kantung khusus. Setelah terkumpul dalam jumlah banyak, sampah tersebut dibakar di tempat yang aman. Mereka memunguti sampah di sepanjang pantai sejauh sekitar 6 kilometer di Citepus. (*)