Dishub Siapkan Tiga Proyek untuk Atasi Kesemrawutan Kota

oleh -

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi menyiapkan tiga proyek untuk mengatasi kesemrawutan lalu lintas di pusat kota, terutama Jalan Ciwangi, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Harun Kabir. Ketiga proyek itu terdiri dari pembangunan pusat perparkiran, pengembangan city hub atau kota interkoneksi, dan pembangunan skywalk.

Hal itu disampaikan Kepala Dishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman ketika dihubungi wartawan, Sabtu (15/6/2019). Selama ini, kata Abdul, kesemrawutan lalu lintas terjadi karena adanya penggunaan ruang lalu lintas yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Sebagian besar ruang lalu lintas dipergunakan untuk PKL dan parkir.

“Kami akan mengambil langkah strategis untuk menyikapi hal tersebut dengan tujuan untuk membebaskan atau mengembalikan fungsi ketiga ruas jalan.  Fungsi jalan harus dikembalikan untuk kendaraan, bukan untuk pedagang dan parkir,” ujar dia.

Kebutuhan lahan parkir untuk menampung kendaraan di jalan-jalan Ciwangi, Ahmad Yani, dan Harun Kabir sangat tinggi. Karena itu proyek pertama yang akan dijalankan Dishub adalah pembangunan pusat-pusat parkir dengan sistem knockdown atau berlantai banyak. Calon lokasinya di sekitar Citimall yang terakses langsung ke Jalan Ahmad Yani.  

“Dalam waktu dekat kami akan membahas secara teknis pembangunan lahan parkir tersebut dengan pengelola Citimall. Pengelola pusat perbelanjaan tersebut harus segera membangun  lahan parkir seperti di Yogya Dept Store yang menggunakan sistem knokdown,” tutur dia. 

Proyek kedua, pembangunan city hub untuk menyebar pusat keramaian dan pusat kegiatan ke kawasan selatan. Dengan terbangunnya city hub, pusat kegiatan dan keramaian tidak terfokus pada satu titik di tengah kota. Selama ini Jalan Ciwangi, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Harun Kabir terlalu berat bebannya sebagai pusat keramaian.

Untuk lokasi city hub, Abdul mengusulkan Jalan Lingkar Selatan, tepatnya tidak terlalu jauh dari Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi. Dalam mengerjakan proyek ini, jelas dia, Pemkot Sukabumi akan bekerja sama dengan pemerintah pusat.

City hub dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektare untuk menampung bangunan-bangunan mall, bioskop, hotel, dan pusat kuliner. Abdul yakin, proyek city hub akan terealisasi antara tahun 2020 dan 2021. Pemerintah pusat telah merespon proyek tersebut. 

“Mungkin dalam waktu dekat akan dilakukan proses lelang untuk menentukan  investor yang akan membangun pusat kegiatan itu dengan kerja sama sistem BOT,” jelas Abdul.

Proyek ketiga adalah skywalk yang wujudnya berupa jalan penghubung dari mal ke mal. Dalam proyek ini Dishub akan membuat kajian pembangunan jalan penghubung mal di Pasar Pelita, Citimall, dan Yogya Dept Store. Nantinya tidak ada lagi PKL dan tempat parkir di pinggir jalan karena semuanya telah dialihkan ke mal.

“Pembangunan skywalk bisa dibiayai oleh APBD kota, APBD provinsi, atau APBN. Bisa juga dikerjasamakan dengan investor,” ujar Abdul. (*)