Dua Warga Sagaranten Tersengat Listrik di Atas Masjid

oleh -
Dua orang warga yang sedang memperbaiki speaker terkena setrum saat sedang memperbaiki speaker di Masjid Jami Nahdatul Khoer di Desa Hegarmanah, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Ijus Agus Suhandi

Dua warga Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Samsudin bin Leman (48) dan Agus bin Aep (35) tersengat aliran listrik ketika sedang membetulkan speaker masjid, Jumat (14/6/2019). Pada kecelakaan itu, kedua warga yang tinggal di Kampung Hegarmanah RT 02 RW 01, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sagaranten itu selamat, mereka hanya mengalami luka kecil di beberapa bagian tubuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kejadian musibah, Samsudin dan Agus sedang membetulkan speaker di Masjid Jami Nahdatul Khoer yang terletak tidak jauhd ari rumah mereka. Untuk dapat menjangkau pengeras suara, mereka harus naik ke atas masjid. Samsudin dan Agus berbagi tugas. Agus yang membongkar tiang, sedangkan rekannya bersiap untuk menangkap speaker.

Pada saat tiang speaker dibuka, Agus harus menahan beban speaker dan tiang sekaligus. Dia kerepotan karena beban yang ditahannya terlalu berat. Agus pun limbung dan jatuh ke bawah mengikuti gerakan tiang dan pengeras suara. Tubuhnya mengenai kabel listrik SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah). Seketika itu tubuh Agus tersengat arus listrik.  

Secara refleks, Samsudin yang bediri tidak jauh dari posisi tiang yang jatuh langsung menyambar tubuh Agus. Secepat kilat, setrum pun menyambar tubuh Samsudin yang terhubung ke kabel melalui tubuh rekannya itu.

Di bawah, melihat kedua orang bertetangga itu tersambar arus listrik, warga yang berada di halaman masjid langsung memberikan pertolongan. Sebagian dari mereka memutuskan arus listrik dengan cara mematikan KWH meter. Warga yang lainnya memukul kabel listrik untuk melepaskan tubuh Agus dari kebel. Sebagian naik ke atas masjid untuk memberikan pertolongan dari jarak dekat.

Berkat kerja keras warga, tubuh Agus dan Samsudin terlepas dari arus listrik. Setelah terlepas dari kabel, mereka dievakuasi ke halaman masjid. Lalu keduanya dibawa ke Puskesmas Sagaranten untuk mendapatkan pertolongan medis.

Tidak lama kemudian, dua petugas dari Polsek Sagaranten, Brigadir Indra Darma Putra dan Brigadir Indra Permana, S.E. tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Polisi langsung berkoordinasi dengan PLN untuk mematikan aliran listrik ke Masjid Jami Nahdatul Khoer dan sekitarnya sekaitan dengan musibah tersebut. (*)