Kantor Samsat Gelar Opsgab Pajak Kendaraan Bermotor

oleh -
Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Suryo W (tengah) bersama staf Kantor Samsat dan Provost Polres Sukabumi Kota di lokasi operasi gabungan pajak kendaraan bermotor di Hipermarket Giant, Ciaul.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Sukabumi Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat atau lebih dikenal dengan sebutan Kantor Samsat menggelar operasi gabungan (opsgab) untuk menyasar pemilik kendaraan bermotor yang menunggak pajak. Operasi yang melibatkan Satlatas Polres Sukabumi Kota dan Dishub Kota Sukabumi itu dipusatkan di pelataran parkir Hipermarket Giant, Ciaul.

Sasaran dari operasi gabungan ini adalah para pemilik kendaraan bermotor yang  menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Fokusnya untuk penjaringan kendaraan bermotor yang pajaknya sudah melewati tempo pembayaran. Operasi berlangsung selama tiga hari sampai dengan Kamis (13/6/2019).

“Operasi gabungan ini  dilaksanakan selama 3 hari. Pada hari pertama operasi yaitu hari ini puluhan pemilik kendaraan terjaring operasi karena menunggak pajak kendaraan,” kata Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Suryo W di lokasi operasi pada hari pertama, Selasa (11/6/2019). 

Dari para penunggak PKB, jelas Kompol Suryo, 70 orang di antaranya membayar pajak di tempat. Selain menerima pelunasan PKB, para petugas juga menyita 29 Surat Izin Mengemudi (SIM) serta 3 unit kendaraan roda dua dan 1 unit kendaraan roda empat karena tidak memiliki kelengkapan dokumen administrasi.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan Kantor Samsat Kota Sukabumi, Rendy Supriyatna menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan opsgab dalam rangka tertib administrasi kendaraan bermotor.

Operasi tersebut, ujar Rendy, merupakan bagian dari kegiatan triwulan II Kantor Samsat Kota Sukabumi dengan waktu pelaksanaan secara keseluruhan di tingkat Polres maupun Polsek selama 6 hari.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Sukabumi yang memiliki kendaraan bermotor agar membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu dan tepat jumlah,” tuturnya.

PKB yang dibayarkan para pemilik kendaraan, lanjut Rendy, akan kembali dinikmati masyarakat Kota Sukabumi dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang dapat dinikmati publik.

“Dalam kegiatan ini, untuk memudahkan para pengguna kendaraan bermotor yang terjaring, kami menyiagakan mobil Samsat Keliling,” kata dia. (*)