Lonjakan Penumpang dari Terminal Tipe A Naik 40 Persen

oleh -
Salah seorang petugas Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi menggendong bayi untuk meringankan beban ibunya saat akan naik ke atas bus.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Menjelang tibanya puncak arus balik Idul Fitri 1440 Hijriyah, Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi mulai dipadati para pemudik yang akan kembali ke tempat perantauan. Selama H+2 dan H+3 Idul Fitri terjadi lonjakan penumpang sebesar 40 persen dibandingkan hari-hari biasa.

“Sejak Jumat kemarin terjadi lonjakan penumpang sebesar 40 persen. Hari ini juga jumlah penumpang melonjak sebesar itu. Kami yakin, Minggu besok akan terjadi lonjakan penumpang yang lebih besar,” kata Kepala Terminal Tipe A, KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, Yukky Rahmat Yunus saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (8/6/2019).

Dalam keterangannya, Yukky tidak menyebutkan dengan pasti atau ancar-ancar jumlah penumpang pada hari biasa. Dia hanya memerinci tujuan para penumpang bus yang sebagian besar menuju Kalideres, Banjar, Tasikmalaya, dan Pengandaran.

“Dibandingkan tahun lalu, lonjakan penumpang pada H+2 dan H+3 tahun ini terjadi penurunan. Mungkin faktornya liburan Idul Fitri terlalu pendek,” ujar Yukky.

Seluruh jajaran Terminal KH. Ahmad Sanusi, kata dia, sudah siap menghadapi arus balik yang puncaknya terjadi akhir tahun ini. Para petugas juga akan bersiaga selama 24 jam untuk menerima lonjakan penumpang yang balik ke Sukabumi.

Selain bersiap dan bersiaga untuk menyambut dan melepaskan armada bus, kata dia, petugas terminal juga memberikan pelayanan prima kepada para penumpang dan calon penumpang, antara lain memberikan prioritas kepada  penumpang usia lanjut, ibu-ibu hamil, dan kaum difabel.

“Saat para penumpang naik bus, kami atur supaya tidak berdesakan. Para penumpang harus mendahulukan orang lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang difabel,” kata Yukky.

Petugas juga akan membantu ibu-ibu yang membawa bayi dengan cara menggendong bayi tersebut. Ibu bayi dipersilakan untuk naik terlebih dahulu untuk memilih kursi di dalam bus. Setelah itu petugas mengantarkan bayinya ke kursi yang kursi yang dipilih.

Bentuk pelayanan lain oleh jajaran terminal adalah proses rampcheck terhadap bus yang akan diberangkatkan ke luar daerah. Dengan pengecekan tersebut, Yukky menjamin, sebanyak  225 armada bus yang melayani 14 jurusan dari Sukabumi dalam kondisi layak jalan.

Sementara itu, Kordinator  Rampcheck pada Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi, Sonny Zulkarnain menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan selama 24 jam, semua armada bus tidak mengalami kendala atau gangguan yang signifikan. Beberapa bus yang mengalami gangguan ringan seperti putus  sekring lampu langsung diperbaiki oleh montir. 

“Semua kendaraan yang akan berangkat dalam keadaan layak jalan. Kalau ditemukan ada bus yang tidak lolos rampchek, kami akan mengembalikannya ke pool bus tersebut untuk diperbaiki,” terang Sonny.

Salah satu ketentuan rampcheck yang diberlakukan dengan ketat adalah larangan penggunaan ban vulkanisir untuk roda depan. Selain itu, tim rampcheck juga memeriksa kondisi kesehatan para supir. Awak bus yang mengalami sakit bisa memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis. (*)