Jembatan Penghubung Sagaranten-Curugkembar Masih Terputus

oleh -
Kondisi terakhir jembatan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Sagaranten dan Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi setelah terputus sejak diterjang banjir besar.

Wartawan Hamjah

Akibat putusnya jembatan penghubung antar kecamatan di Desa Sinarbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, aktivitas masyarakat menjadi terganggu dan nyaris lumpuh. Jembatan ini sangat dibutuhkan warga karena merupakan akses transportasi masyarakat untuk menjual hasil pertanian dan anak-anak yang akan bersekolah.

Jembatan tersebut rusak di bagian ujungnya setelah diterjang banjir besar empat tahun yang lalu. Kehadiran jembatan ini cukup strategis karena merupakan penghubung wilayah kecamatan Sagaranten dan Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. 

Dede, warga Desa Sinarbentang mengatakan, jembatan penghubung dua kecamatan itu sudah bertahun-tahun dalam keadaan rusak dan tidak kunjung diperbaiki. Padahal jalan tersebut sering dilalui warga yang bepergian untuk keperluan belanja, pekerjaan, dan yang lainnya.

“Kami mengharapkan pemerintah  memberikan perhatian pada jembatan di Desa Sinarbentang ini. Kalau bisa segera diperbaiki agar  masyarakat tidak mengalami kesulitan saat melintasi jembatan tersebut,” kata Dede kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi menerangkan, jembatan yang rusak itu dibangun pada tahun 2012. Badan jembatan rusak parah setelah diterjang banjir besar pada tahun 2015 silam. Sejak itu jembatan menjadi terputus.

“Kami sudah berupaya untuk membuat bantalan darurat pada jembatan  itu. Tetapi sebagian warga tidak berani melintas karena takut roboh,” kata Sugandi.

Pemerintah Desa Sinarbentang, ujar dia, sudah dua kali mengajukan proposal perbaikan jembatan ke pemerintah. Namun sampai saat ini belum ada respon dari instansi yang berkepentingan. (*)