Polres Tidak Temukan Indikasi Warga Ikut People Power

oleh -
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro menyampaikan imbauan kepada para penumpang bus agar tidak ikut-ikutan aksi massa di KPU.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Polres Sukabumi Kota tidak menemukan indikasi gerakan massa dari Sukabumi dan sekitarnya untuk ikut aksi menolak hasil Pemilu 2019 atau yang viral dengan sebutan people power. Setelah KPU RI mengumumkan hasil Pemilu 2019 secara nasional, situasi dan kondisi di Sukabumi tetap kondusif, aman, dan tenang.

“Hingga shubuh ini, kami belum menemukan adanya indikasi yang menonjol untuk masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya yang berangkat ke Jakarta untuk ikut unjuk rasa di KPU,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro saat memimpin operasi cipta kondisi di pertigaan Jalan Lingkar Selatan, Cibolang, Cisaat, Selasa (21/5/2019) dinihari.

Situasi yang tercipta di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, ujar AKBP Susatyo, menunjukkan masyarakat lebih dewasa dalam berpolitik.  Sebagian besar warga Sukabumi menyerahkan keputusan terkait hasil Pemilu 2019 kepada lembaga yang berwenang yang dalam hal ini KPU.

“Kami pun mengharapkan masyarakat lebih dewasa dalam berpolitik dan kita akan menunggu hasil Pemilu sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

Operasi cipta kondisi di Cibolang didukung oleh 80 personel Polri dan 30 anggota TNI dari Kodim 0607. Pengerahan personel TNI dan Polri dilakukan sejak Senin (20/5/2019) malam selepas shalat tarawih.

Dalam operasi tersebut, para petugas memeriksa setiap kendaraan yang mengarah ke Bogor yang terindikasi kuat membawa massa yang akan ke KPU. AKBP Susatyo sebagai penanggung jawab operasi naik ke atas bus jurusan Jakarta untuk mengetahui keadaan di dalam angkutan umum tersebut.

Dari pemeriksaan yang dilakukan secara cermat, tim gabungan tidak menemukan indikasi gerakan massa yang akan mengikuti people power.

“Operasi gabungan ini dalam rangka penyekatan massa yang hendak melakukan mobilisasi ke Jakarta. Kami tidak menemukan indikasi pengerahan massa,” ujar Kapolres.

Sebelumnya, jajaran Polres Sukabumi Kota mengadakan kunjungan ke beberapa pondok pesantren dan tokoh agama untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh ajakan people power. 

“Selama operasi berlangsung, kami tidak menemukan hal-hal negatif  yang mengarah pada gangguan keamanan dan ketertiban,” kata dia. (*)