Penataan Kawasan Lapang Merdeka Habiskan 15 Miliar

oleh -
Tidak lama lagi, lapisan rumput Lapang Merdeka akan berganti wajah dengan rumput sintetis yang bisa menjadi penyeimbang kemegahan GOR Merdeka yang berdiri di sudut barat daya Lapang Merdeka.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Penataan kawasan Lapang Merdeka dan Alun-alun Kota Sukabumi menghabiskan dana sebesar Rp15 miliar yang bersumber dari bantuan Pemprov Jawa Barat tahun anggaran 2019. Selain itu, Kota Sukabumi juga mendapat bantuan dana sebesar Rp5 miliar untuk penataan Jalan Ir. H. Juanda atau Jalan Dago Kota Sukabumi.

“Sumber dana untuk ketiga pekerjaan fisik penataan Lapang Merdeka dan Alun-alun itu berasal dari Pemprov Jawa Barat. Jumlahnya Rp15 miliar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPUPRPKPP) Kota Sukabumi, Asep Irawan di ruang kerjanya, Senin (20/5/2019).

Rincian kegiatan penataan tersebut terdiri dari penataan bagian lapangan sebelah dalam pada Lapang Merdeka sebesar Rp7,5 miliar oleh DPUPRPKPP, pembangunan pedestrian di sekitar Lapang Merdeka dan Alun-alun sebesar Rp2,5 miliar oleh Dinas Perhubungan (Dishub), dan penataan Taman Alun-alun sebesar Rp5 miliar oleh Dinas Lingkungan Hidup  Kota Sukabumi.

Menurut Asep, penataan kawasan Lapang Merdeka tidak akan rampung pada tahun 2019. Proyeknya bersifat multiyears dan selesai pada tahun 2020. Faktor waktu yang sudah semakin sempit, kata dia, penataan Lapang Merdeka tidak mungkin bisa tuntas dalam satu tahun ini.

Kemungkinan, ujar dia, sebagian saja dana bantuan provinsi yang bisa terserap, sisanya masuk ke dalam dana luncuran tahun 2020. Site plane sudah ada, tinggal DED (detail engineering design) yang masih dibuat.  Mudah-mudahan, kata Asep, bulan  Juni DED selesai dan proyek bisa segera dilelang.  

Berdasarkan siteplan, lapangan bagian dalam Lapang Merdeka akan dilapisi rumput sintetis seperti di Bandung dan Cianjur. Sementara jalur pedestrian akan dibangun dari depan Gedung Juang 45 hingga Alun-alun di depan Masjid Agung. Secara umum, kawasan yang ditata itu akan dijadikan pusat olahraga dan rekreasi yang dilengkapi taman.

Satu lagi proyek penataan Jalan Ir. H. Juanda yang menghabiskan dana sebesar Rp5 miliar dengan penanggung jawab Dishub Kota Sukabumi. Dana sebesar itu, jelas Asep, dialokasikan untuk pendataan jalur pedestrian  dan jalan. Rencananya, jalan yang sekarang dua arah akan dijadikan satu arah, tanpa median permanen.

“Tidak ada lahan untuk parkir dan tempat PKL. Makanya nanti harus ada kantong parkir di jalur tersebut,” ujar Asep. (*)