Bazar Ramadhan Tawarkan Diskon 30 Persen untuk Harga Bahan Pangan

oleh -
Wali Kota Sukabumi Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengamati harga bahan pangan yang dijual pada Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Diskop UKM Perdagrin Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Bazar Ramadhan  yang digelar  Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKM Perdagrin) Kota Sukabumi menawarkan harga bahan pangan dengan diskon sebesar 30 persen. Pada bazar tersebut, bahan pangan dijual dalam bentuk paket yang merupakan kumpulan dari berbagai jenis bahan pokok.

“Harga paket bahan makanan tersebut 30 persen lebih murah dibandingkan harga di pasar. Kami juga memberikan santunan kepada 10 orang warga tidak mampu berupa paket pangan paket yang kami sediakan,” kata Kepala Diskop UKM Perdagrin Kota Sukabumi, Ayep Supriatna setelah peresmian Bazar Ramadhan di halaman Kantor Kecamatan Cibeureum, Selasa (14/5/2019).

Paket yang disediakan pada bazar tersebut dijual dengan harga Rp61 ribu, di dalamnya terdapat beras 3 kg, gula pasir 1 kg, tepung terigu, minyak goreng, dan kacang tanah. Diskop UKM Perdagrin menyiapkan 1.600 paket untuk empat kecamatan, satu kecamatan mendapat alokasi 400 paket.

“Tahun ini Bazar Ramadhan digelar di 4 kecamatan, tahun-tahun sebelumnya di tujuh kecamatan,” ujar Ayep.

 Setelah di Cibeureum, Bazar Ramadhan akan diselenggarakan di  Baros, Lembursitu,  dan Gunungpuyuh. Bazar di halaman Kantor Kecamatan Cibeureum diresmikan oleh Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi yang hadir bersama Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami.

Setelah acara peresmian bazar, kepada wartawan Fahmi mengatakan Bazar Ramadhan merupakan langkah pemda dalam membuka akses masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadhan. Harga yang diberlakukan disubsidi oleh Pemkot Sukabumi sehingga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

“Semangat bazar ini adalah membuka kesempatan kepada masyarakat untuk bisa menikmati harga yang lebih murah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran,” kata wali kota. 

Fahmi juga mengingatkan kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak membeli produk yang disubsidi pemerintah seperti pada bazar tersebut. Penyediaan lima jenis bahan pangan pada bazar bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mencukupi pangan selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. 

“Ingat, barang yang disubsidi oleh pemerintah itu untuk masyarakat, bukan untuk ASN. Jangan sampai aparat di wilayah juga seperti lurah dan camat ngeborong barang dari bazar ini. Lebih baik mereka belanja produk UMKM saja,” kata wali kota. (*)