Terminal Tipe A Siapkan Bus Cadangan untuk Trayek ke Jawa

oleh -
Armada bus yang setiap hari keluar dan masuk Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi harus menjalani rampchek atau uji kelaikan sebelum ditempeli stiker angkutan Lebaran oleh pengurus terminal.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi akan menyiagakan bus cadangan khusus untuk trayek Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mengansisipasi lonjakan penumpang pada musim mudik Idul Fitri 1440 Hijriyah. Untuk itu, pengelola terminal telah melakukan koordinasi dengan perusahaan bus dan berbagai instansi perhubungan di tingkat provinsi dan nasional. 

“Kemungkinan tahun ini akan terjadi lonjakan  jumlah penumpang ke arah Jawa seperti tahun lalu. Kami mengantisipasinya dengan penyiapan bus cadangan,” kata Kepala Terminal Tipe A Kota Sukabumi,  Yukky Rahmat Yunus ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/5/2019).

Sampai sekarang, ujar Yukky, frekuensi bus yang keluar masuk terminal tipe A masih normal yakni sekitar 250 unit perhari.  Sebagai bentuk persiapan menyambut arus mudik  dan arus balik, Yukky dan jajarannya terus berkoordinasi secara internal maupun dengan pemda dan Pemprov Jabar serta para pengurus bus.

“Kami memprediksi, lonjakan penumpang akan terjadi pada H-5 dan H+5 Idul Fitri. Tahun lalu kenaikan jumlah penumpang sekitar 0,5 persen, kami kira tahun ini pun kira-kira kenaikannya sebanyak itu,” kata dia.

Pemasangan stiker untuk angkutan Lebaran sudah dilakukan oleh Terminal Tipe A Kota Sukabumi bagi semua bus yang laik jalan, lanjut dia. Yukky juga telah berkoordinasi dengan Polsek Baros dalam rangka penyiagaan personel Polri di pintu masuk terminal. 

“Selain itu kami aktif menyampaikan sosialisasi kepada perusahaan jasa angkutan bus tentang kelaikan mobil dan kelengkapan surat-surat kendaraan,” tambahnya. 

Di terminal tipe A Sukabumi,  semua armada bus yang masuk dan keluar harus menjalani ramp check atau uji kelaikan. Dengan adanya uji tersebut, Yukky bisa menjamin kenyamanan dan keamanan bus yang akan melayani penumpang. 

“Kami utamakan pemeriksaan pada surat uji kir, SIM pengemudi, dan STNK. Tidak ada bus yang berangkat dari sini tidak memiliki surat kir karena semua kendaraan telah melewati rampcheck,” ujar Yukky.

Pengujian rampcheck dilakukan secara detail sampai menyangkut ketebalan dan pentil ban. Terminal tipe A memberlakukan larangan penggunaan ban vulkanisir. (*)