Asda I: Pencairan Dana Kelurahan pada Bulan Juni

oleh -
Asda I Pemkot Sukabumi, Andri Setiawan menyampaikan pengarahan pada kegiatan roadshow Tim Pemdamping Dana Kelurahan di Kantor Kecamatan Citamiang dengan peserta para lurah dan staf kantor kelurahan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Asisten Sekda Kota Sukabumi Bidang Pemerintahan dan Hukum atau juga disebut Asda I, Andri Setiawan mengatakan, pencairan Dana Kelurahan (DK) bisa dilakukan pada bulan Juni 20129 oleh kantor kelurahan masing-masing. Di Kota Sukabumi, semua tahapan untuk pencairan DK tersebut sudah ditempuh mulai sosialisasi dengan para camat dan lurah sampai persiapan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).

Pernyataan Asda I itu disampaikan saat  menjadi narasumber pada roadshow Tim Pendamping DK di Kantor Kecamatan Citamiang, Rabu (8/5/2019). Pada penggunaan DK, kata dia, RKA yang dibuat tidak jauh berbeda dengan hasil musrenbang yakni usulan yang tidak masuk ke tingkat kota akan ditindaklnjuti di tingkat kecamatan dan kelurahan melalui DK. 

“Sebelum pencairan Dana Kelurahan, lurah para staf di kantor kelurahan akan mengikuti bimbingan teknis yang rencananya diselenggarakan pada tanggal 27 sampai dengan 29 Mei nanti,” ujar Andri.

Tujuan roadshow Tim Pendamping DK, kata dia, antara lain untuk  memberikan pemahaman kepada para lurah selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dengan bendahara terkait juklak dan juknis DK. Sampai sejauh ini SDM di tingkat kelurahan sudah siap mengelola DK, walaupun sebagian dari mereka masih diliputi rasa khawatir karena menghadapi sesuatu yang baru.

“Penentuan kegiatan diambil atas dasar musyawarah  melalui musyawarah perencanaan pembangunan kelurahan,” tambahnya. 

Dalam safarinya, Andri didampingi oleh unsur perangkat daerah antara lain  Bappeda, Tapem, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, DPUPRPKPP, dan Dinas Dalduk KBP3APM. Kemungkinan, ujar dia, semua kegaiatan DK dilaksanakan setelah Idul Fitri. Sebelumnya para pelaksana sudah mengetahui dasar hukum, perencanaan, dan cara pelaksanaannya. 

Sementara Camat Citamiang, Fitrya Kusnaningsih mengatakan, terkait pelaksanaan DK, jajarannya secara rutin melakukan sosialisasi dan musyawarah bersama jajaran kantor kelurahan dan masyarakat yang diwakili ketua RW dan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat). Hasilnya sudah ada kesepakatan penggunaan DK yang ditandatangani oleh ketua RW, LPM, dan kelurahan.

“Hal ini terjadi di semua kelurahan. Jauh-jauh hari kami telah berembuk dan konsolidasi untuk mengedepankan kebutuhan masyarakat di tiap wilayah agar penggunaan Dana Kelurahan disepakati bersama,” ujarnya.  

Untuk pembangunan fisik, setiap kelurahan memiliki kegiatan andalan masing-masing.  Kelurahan Gedongpanjang merencanakan pembangunan tempat pengelolaan sampah, sementara Kelurahan Nanggeleng, Kelurahan Cikondang, dan Kelurahan Citamiang fokus pada pembangunan posyandu dan poskamling. Adapun Kelurahan Tipar lebih mengutamakan pembangunan jalan setapak.

“Semua kegiatan yang akan dilaksanakan bisa memberdayakan masyarakat sekitar. Saya sendiri selaku pengguna anggaran akan terus melakukan monitoring dan mengawal sesuai dengan tugas dan fungsi saya selaku camat,” kata Fitrya. (*)