Tidak Lulus Latsar, CPNS akan Diberhentikan

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengalungkan tanda kepesertaan Latsar CPNS tahun 2019 di Gedung Korpri Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Calon PNS yang tidak lulus latihan dasar (latsar) akan diberhentikan dari statusnya sebagai calon pegawai dan tidak bisa diangkat menjadi PNS. Karena artinya CPNS yang tidak lulus itu tidak dapat memenuhi persyaratan menjadi pegawai unggul, profesional, loyal, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sesuai dengan tujuan latsar.

“Karena itu semua Calon PNS harus sungguh-sungguh mengikuti latsar agar dapat lulus dan diangkat menjadi PNS,” kata Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi ketika meresmikan latsar bagi Calon PNS bertempat di Gedung Korpri,  Jalan Palabuhan II Kota Sukabumi, Senin (25/3/2019).

CPNS, ujar wali kota, harus beradaptasi dengan lingkungan Pemkot Sukabumi. Mereka dituntut untuk mengenal rumah besar Pemkot Sukabumi yang di dalamnya terdapat SDM, program, dan sistem. Salah satu yang harus dikenal  oleh Calon PNS adalah visi dan misi Wali Kota Sukabumi dan motto religius, nyaman, dan sejahtera (Renyah).

Latsar diikuti 94 orang yang lolos seleksi CPNS 2019 di lingkungan Pemkot Sukabumi. Mereka berasal dari para CPNS golongan III. Kegiatan tersebut, ujar wali kota, merupakan awal dari masa percobaan selama satu tahun. Latsar atau disebut juga diklat prajabatan berlangsung selama 52 hari dengan metoda  on class dan off class. 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, Latsar CPNS merupakan persyaratan untuk diangkat menjadi PNS. Diklat tersebut mendapatkan bntuan personel dan program pelatihan dari  Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat  dan Yonif 310/Kidang Kencana.

Kelak di tempat tugas, ujar Fahmi, para peserta latsar harus siap menjadi aparatur yang mampu mendengarkan keinginan masyarakat, tangguh dan mau bekerja keras serta inovatif, mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan informasi, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Lulusan  latsar ini wajib menunjukkan kinerja terbaik pada saat bertugas di lingkungan tugasnya masing-masing,” tutur Fahmi. (*)