Kadus Naik Harkat Menjadi Kades Seuseupan

oleh -
Camat Caringin, Kabupaten Sukabumi, Syarifudin Rahmat mengambil sumpah dan melantik Endang sebagai Kepala Desa Seuseupan yang terpilih melalui mekanisme PAW.

Wartawan USEP MULYANA (Kowasi)

Mantan kepala dusun, Endang naik martabat secara administrasi pemerintahan dari kepala dusun (kadus) menjadi kepala desa (kades). Endang dilantik untuk menjalankan tugas sebagai Kepala Desa Seuseupan oleh Camat Caringin, Kabupaten Sukabumi, Syarifudin Rahmat di aula Desa Seuseupan, Selasa (19/2/2019). Sebelumnya Endang menjaga Kadus Seuseupan 1. 

Dia terpilih menjadi kades melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk menghabiskan masa jabatan Kades Seuseupan yang meninggal dunia. Dia akan menjalankan pengabdiannya selama periode 2019-2022. 

Sebelum melantik Endang, Camat Syarifudin membacakan petikan Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 141.1/ Kep.107-DPMD/2019, Tanggal 8 Februari 2019 tentang Pemberhentian Penjabat Kepala Desa Seuseupan dan Pengangkatan Kepala Desa Seuseupan Melalui Mekanisme PAW.

Pada sesi penyampaian arahan, Camat Caringin mengatakan, kepala desa terpilih dituntut untuk bekerja keras penuh rasa tanggung jawab dengan optimisme tinggi. Pelantikan tersebut hendaknya dijadikan pintu masuk untuk mengelola kegiatan pembangunan dan menjalankan fungsi-fungsi pemerintah secara baik dan benar.

“Seorang kepala desa harus mampu menggali potensi desa untuk menggerakkan sendi-sendi ekonomi warga,” ujar camat.

Setelah acara pelantikan Kabid Administrasi Pemerintahan Desa (Adpemdes) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dedi Kusnadi menyampaikan,  kepala desa terpilih harus segera beradaptasi dengan lingkungan kerja barunya.

“Suka atau tidak suka, kades terpilih juga harus  mempelajari sistem penggunaan anggaran yang meliputi perencanaan, penyerapan, dan penggunaan APBDes,” kata Dedi.

Dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), kades dan perangkatnya tidak boleh mengeluarkan dana untuk kegiatan yang tidak tercantum pada APBDes, tambahnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Desa Seuseupan Endang mengatakan dirinya  akan menjalankan tugas dan kewajibannya selaku kepala desa secara ikhlas, tulus, dan bertanggung jawab. Pengalamannya sebagai Kepala Dusun Seuseupan 1, tambahnya, dapat dijadikan modal berharga dalam menjalankan tugasnya selama 3 tahun ke depan. “Kedusunan adalah miniatur desa. Perbedaan desa dengan kedusunan cuma wilayah yang lebih luas, jumlah penduduk yang lebih banyak, dan mengelola anggaran sendiri,” ujarnya. (*)